| Banyaknya wisatawan dalam dalam dan luar negeri yang mencari informasi wisata Nusa Tenggara Timur (NTT) ke NTT Corner, memaksa staf di kantor itu terus meng-update data-data/informasi terbaru, soal potensi wisata yang dimiliki masing-masing daerah. Apalagi, buku-buku panduan yang dimiliki di NTT Corner, sangat terbatas. Karena itu, pihak pengelola NTT Corner terus berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata Provinsi NTT, dalam penyajian data potensi wisata. Demikian penjelasan Theresia (Thres) Lede, penanggung jawab NTT Corner, saat ditemui Koran ini kemarin, di kantornya.
Dikatakan Thres, sejak dibuka beberapa waktu lalu, telah puluhan wisatawan yang dating mencari informasi menyangkut lokasi wisata yang berada di daerah ini. Kebanyakan para wisatawan itu, terang Thres, mencari infomasi soal paket wisata ke Labuan bajo dan ke Kabupaten Alor. “Untuk tujuan paket wisata ke Labuan Bajo, mereka berniat melihat dari dekat keberadaan binatang Komodo yang ada di daerah itu. Sedang tujuan ke Alor, adalah ingin melihat langsung kondisi taman bawah laut di Kabupaten itu,” kata Thres.
Bukan Cuma itu, lanjut dia sejumlah wisatawan juga menanyakan patung dan hiasan yang dipajang sebagai display di kantor NTT Corner. “Rupanya banyak juga wisatawan yang tertarik dengan hasil karya seni NTT. Mereka menanyakan soal harga dan dimana barang-barang seni itu bisa didapatkan. Karena itu kami juga menghimbau kepada UKM-UKM yang berdagang barang-barang seni, agar bisa memberikan data ke kami sebagai infomasi lanjutan bila ada wisatawan yang menyanyakan atau memasang barang-barang seni mereka di NTT Corner sebagai contoh,” imbuh Thres.
Selain mencari informasi di NTT Corner, tambahnya, beberapa wisatawan yang menanti pengurusan tiketnya di Kantor TransNusa, juga memanfaatkan waktu luang mereka melakukan vote di internet yang di sediakan NTT Corner.
|