|  PT. TransNusa Air Services-Kupang, menambah lagi satu armada pesawat untuk melayani masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT). Armada baru tersebut mulai beroperasi efektif pada 2 Desember 2009.
Hal itu disampaikan Direktur Utama (Dirut) PT. TransNusa Air Services, Juvenille Jodjana, saat Gathering Bank NTT, di Lantai IV Hotel Garden Palace-Surabaya, Jawa Timur, Kamis (27/11/2009) malam. Acara bank NTT itu mengusung tema “Mari Bersama Membangun NTT”, Jodjana mengatakan, armada yang akan dikelola itu atas kerja sama TransNusa dengan manajemen penerbangan Indonesia Air Transport (IAT). Pesawat Jenis ATR buatan perancis berkapasitas 46seat (tempat duduk).
Pesawat itu, lanjut Jodjana, nantinya base di Kupang dan akan melayani beberapa rute seperti Larantuka, Alor dan Maumere. Selain itu melayani beberapa daerah yang landasan pacunya relatif pendek, seperti Lewoleba, Rote dan Sabu.
Sementara itu, Manajer Pengembangan bisnis PT. TransNusa Air Services, Budhy Syahroni Karsidin, dalam press release-nya, menyebutkan, pada awal Maret 2010, IAT juga menambah ATR ke-2 untuk dioperasikan TransNusa.
Dalam operasional, kata Karsidin, Manajemen IAT menerapkan konsep partnership di daerah, sama seperti yang telah diterapkan manajemen IAT di Denpasar, Bali.
Manajemen IAT, jelas Karsidin, sebenarnya tahun lalu berencana mengoperasikan pesawatnya di NTT. Akhirnya, manajemen perusahaan itu mempercayakan PT. TransNusa Air Services yang dianggap berpengalaman dalam urusan itu.
Apalagi TransNusa sudah memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompeten dan distribusi keagenan lebih dari 200 agen secara online. Di samping itu, TransNusa juga hampir lima tahun berkiprah di NTT memiliki focus operasi yang jelas dan accountable. “Mudah-mudahan kerja sama itu menjadi bukti keseriusan TransNusa melayani Propinsi NTT. Ini juga menjadi hadiah untuk masyarakat NTT yang merayakan Natal dan menyambut Tahun baru 2010,” ujar Karsidin.
|