Events

 

As a part of the operational alliance agreement between NAM Air and TransNusa we would like to announce the opening of a new route effective on the 25th May 2017 from Kupang to Makasar via Maumere.

The details are as follows:

Kupang – Makasar (via Maumere) 3 times a week (Tue,Thur,Sat) departing at 11:35 WITA, arrival 15:50 WITA

Makasar – Kupang (via Maumere) 3 times a week (Tue, Thur, Sat) departing at 11:25 WITA, arrival at 15:50.

As for the transfer flight from Maumere:

Maumere – Makasar same days as above, departing at 14:25 WITA, arrival at 15:50 WITA

Makasar – Maumere, same days as above, departing at 11:25 WITA, arrival at 12:50 WITA

The new flights mark our efforts to widen cooperation with NAM Air through the utilization of our aircrafts and using NAM crew.

With the added routes we hope to enable the public further access and connectivity across provincial areas. We will endeavour to continually improve ourselves and hope to make more breakthroughs.

Commercial GM, Mr. Bambang Wibowo also would like to inform that TransNusa will respect the requests by Bupati Yoseph Ansar Rera to remain flying this specific route to serve the communities of Sikka.

The maiden voyage event was also attended by local officials and the local priest parish.

Thank you for flying with TransNusa, we hope to see you soon on our next flight.

As part of our commitment to serve the greater NTT public, starting on Tuesday, PT TransNusa will fly ATR42-500s from El Tari Kupang to Wunopito airport, Lewoleba, Lembata province

The aircraft will also serve the Kupang – Ruteng and Kupang – Alor route, both return flights.

“This is one of three aircrafts which will be on scheduled delivery” stated the commissioner of PT TransNusa, Alain Niti Susanto during the maiden voyage of the ATR42-500 from El Tari airport, Tuesday (16/5/2016).

Mr Susanto stated, Transnusa currently has eight aircrafts, four of which are based out of Kupang and Denpasar, and the rest from Jakarta.

In accordance with the Department of Transport (Kemenhub), TransNusa will receive a further two aircrafts, one of which will be scheduled for after the Ramadan season, and the other on October. Totaling the number of the fleet to ten aircrafts. “ATR 42-500 is deployed due to its suitability in short runway operations.

These short runway operations include Ruteng and Lewoleba airports, and in the future (the aircraft) could serve Rote and Atambua routes” comments Mr Susanto

New routes from Kupang to Makasar are also planned to be opened by 25th of May this year as stated by the TransNusa management team.

Mr Susanto also wishes his gratitudes for all the cooperation and support from all stakeholders from the NTT community for the arrival of the new aircraft.

Fr. Ambros Ladjar the local parish priest blessed the aircraft before its maiden voyage on Tuesday, along with the governor of NTT Frans Lebu Raya and TransNusa’s commissioner in the ceremonial event.

Governor Frans Lebu Raya also congratulated TransNusa for the continual update of its fleet, which will effectively reduce the fleet age. “NTT has needed this since the outset, and I fully support TransNusa in the efforts to fully meet the need for air transport in the regional areas of NTT.

There are 15 airports in NTT including El Tari and we will focus our efforts to lengthen the runway, to accommodate larger aircrafts in the future. Hopefully then airfares will also decrease since a higher economies of scale will be achieved, and in turn lower airfares will allow more people to fly” commented Mr Lebu Raya

In his statement, Frans Lebu Raya also commented that the factors behind people travelling has been less out of necessity and more towards leisure and travel. He stated “More and more people gain interest in holidaying towards other destinations, and although the willingness to pay has increased, they still demand lower fares.

“Sometimes what the public demand is not appropriate. The public demands lower fares but they still want the element of comfort and safety. In essence, service has to improve over time” states Lebu Raya

One of the ongoing infrastructure projects is to widen and lengthen the Komodo airport to accommodate wider body aircrafts. He added lastly for TransNusa to continually improve and serve the communities of NTT with a higher level of service.

ULANG TAHUN KE-6 PT. TRANSNUSA AVIATION MANDIRI

Berlangsung di kantor pusat PT. Transnusa Aviation Mandiri di Jl. Cideng Timur No 10 & 10 A Jakarta Pusat pada tanggal 21 Agustus 2017. Dihadiri oleh CEO bapak Juvenile Jodjana , Managing Director bapak Bayu Sutanto, serta jajaran staff dan pegawai di PT. Transnusa Aviation Mandiri. Acara yang berlangsung sederhana namun sangat khidmat dilakukan dengan pemotongan tumpeng dan diberikan pada karyawan junior dan senior di PT. Transnusa Aviation Mandiri.

Keakraban sangat jelas terjalin, tentunya memberikan spirit baru di ulang tahunnya yang ke-6. Kata sambutan di berikan oleh CEO PT. Transnusa Aviation Mandiri, enam tahun perjalanan PT. Transnusa Aviation Mandiri bukanlah waktu yang singkat, tentunya dengan harapan dan semangat untuk lebih meningkatkan kinerja dan pencapaian lebih baik dimasa yang akan datang.

Bapak Bayu Sutanto selaku Managing Director PT. Transnusa Aviation Mandiri dalam rangka ulang tahun yang ke enam. Mengisahkan tentang Sejarah awal hingga harapan ke depan bagi PT. Transnusa Aviation Mandiri

PT. Transnusa Aviation Mandiri merupakan perusahaan penerbangan yang melaksanakan penerbangan reguler komersial, spot dan deditaced charter, serta penerbangan penanganan khusus untuk evakuasi medis. serta kontrak dengan perusahaan minyak dan pertambangan. Diawali dari tahun 2010 dengan TransNusa mengoperasikan pesawat Fokker 50, PK-TNS untuk pertama kali. Hingga akhirnya pada bulan Agustus 2011. TransNusa Aviation Mandiri telah medapatkan Air Operator Certificate (AOC No. 048) dan Surat Ijin Usaha Angkutan Udara - Niaga Berjadwal (Siau-NB No. 023).

Pada bulan September 2014 PT. Transnusa Aviation Mandiri mendatangkan 1 ATR seri 600, PK-TNJ, merek baru ATR 42 yg dikirim langsung dari ATR home ground di Tolouse, Prancis, dan sejak saat itu mulai melayani kebutuhan penerbangan untuk Chevron Indonesia Peningkatan terus dilakukan dan bulan Desember 2014. PT. Transnusa Aviation Mandiri mengoperasikan pesawat Jet pertama yaitu Fokker 70, PK-TNR. Dec 2014. Dan kemudian mulai melayani West Natuna Corsortium, yang terdiri dari Premier Oil, Star Energy dan PT TAC. PAN untuk penerbangan charter berjadwal di daerah laut Anambas.

Bulan Juli 2015 kembali mendatangkan pesawat VVIP nya yang pertama, dengan konfigurasi 19 kursi BAe 146-100, PK-TNV, disusul lagi pada bulan Mei 2016 mendatangkan pesawat ATR nya yang ke 2 , yaitu PK- TNE dengan type pesawat ATR 72 seri 600. Inovasi kinerja yang terus dilakukan, dan sejak bulan Mei 2016 PT. Transnusa Aviation Mandiri menjalin kerjasama Opersional dengan Sriwijaya Group. Dan diikuti dengan kehadiran ATR yang ke , PK – TNF dengan type pesawat ATR 72 seri 600 lagi

Pada Tahun 2017 ini, peningkatan terus dilakukan dengan kehadiran pesawat ATR yang ke 4, PK – TNG dengan type pesawat ATR 42 – 500 dengan type Harapan ke depan, PT. Transnusa Aviation Mandiri terus diberi kesempatan dan kepercayaan untuk memperoleh pengakuan International dalam pelayanan keselamatan dan keamanan penerbangan dari IOSA (IATA Operasional Safety Audit).

Media rilis – Jakarta, 24 Agustus 2017

TransNusa menerima penghargaan pada “Vendor Day Bersama”

SKK-Migas bersama KKKS (Kontraktor Kontrak Kerja Sama), yaitu CNOOC SES Ltd., ConocoPhillips (Grisik) Ltd., Medco E&P Natuna Ltd. serta Premier Oil Natuna Sea B.V., mengadakan acara “Vendor Day Bersama Jakarta 2017” pada hari Rabu tanggal 23 Agustus 2017 bertempat di aula kantor SKKMigas, Gedung City Plaza, Jakarta.

Pada acara tersebut, selain memberikan paparan K3LL (Kesehatan, Keselamatan Kerja dan Lindungan Lingkungan), Pabean, Logistik, Etika Bisnis, serta rencana kerja KKKS, juga diberikan penghargaan kepada para PBJ (Penyedia Batang/Jasa) yang selama ini menjadi rekanan keempat KKKS diatas.

Penghargaan ini merupakan bagian dari pembinaan PBJ agar mencapai kinerja yang efektif dan efisien dalam menunjang kegiatan operasi hulu Minyak dan Gas Bumi Indonesia. TransNusa, diwakili oleh Bapak Bayu Sutanto, Managing Director, adalah salah-satu penerima penghargaan (award) yang diberikan oleh Premier Oil Natuna Sea B.V, sebagai apresiasi untuk kriteria “Effort and Achievement for Cost Avoidance During Contract Implementation”.

TransNusa sebagai PBJ sangat berterima kasih atas pengakuan dari KKKS Premier Oil Natuna Sea B.V. untuk kriteria tersebut. Hal ini menjadi penggerak sekaligus pemacu untuk selalu lebih efisien dan efektif dalam melayani KKKS pada tahun-tahun mendatang.

Penghargaan diterima oleh Bapak Bayu Sutanto (tengah)

Untuk Informasi lebih lanjut, silahkan menghubungi

Meyta Senduk

Commercial Officer

PT. TransNusa Aviation Mandiri

Telp. +62 (0)380 – 822555

Fax. + 62 (0)380 – 832573

meyta@transnusa.co.id

Belum genap sebulan setelah dibukanya pernerbangan 6 X Per Minggu rute Halim Perdakusuma – Dumai PP, TransNusa menerima respon yang bagus dari Pelanggan. Penerbangan Halim PK – Dumai ternyata lumayan diminati masyarakat.

Kota Dumai adalah sebuah kota dipropinsi Riau, sekitar 188 KM dari Pekanbaru yang wilayah administrasinya disebut terluas ketiga di Indonesia, setelah Palangka raya dan Tidore Kepulauan. Geliat pembangunan di Dumai ini menunjukan grafik yang baik. Kami senang menjadi bagian dari progress daerah yang kami layani.

Untuk itu, TransNusa menetapkan untuk menambah frekuensi penerbangan Halim Pk – Dumai – Halim Pk. Penerbangan yang sebelumnya 6 X per Minggu, di upgrade menjadi 8 X Per Minggu, dengan detail sbb:

Halim PK - Dumai Senin,Selasa,Rabu,Kamis,Jumat & Minggu : Berangkat : 6.15 Wib Tiba : 08.05 Wib Jumat & Minggu ( Flight II ) Berangkat : 13.45 Wib , Tiba : 15.30 Wib

Dumai – Halim PK Senin,Selasa,Rabu,Kamis,Jumat & Minggu : Berangkat : 11.15 Wib, Tiba : 13.00 Wib Jumat & Minggu ( Flight II ) Berangkat : 16.00 Wib , Tiba : 17.45 Wib

Tingginya peminat untuk rute ini menjadi suntikan energi bagi TransNusa. Maskapai manapun akan berusaha menyenangkan pelanggannya. Dan tentu saja kenyamanan serta keamanan tetap menjadi prioritas TransNusa.

Sejak dilakukan penerbangan perdana 25 Mei 2017 lalu, penerbangan TransNusa rute Makasar – Maumere – Makasar mendapat tanggapan positif dari pelanggan. Indikasinya yakni dengan permintaan yang meningkat dari waktu ke waktu.

Bagi TransNusa ini adalah sebuah hal yang patut ditindaklanjuti dengan melakukan perbaikan pelayananan, TransNusa menghanturkan terima kasih atas kepercayaan pelanggan , juga opini positif yang diberikan. Salah satu langkah optimal untuk meningkatkan pelayanan adalah dengan menambah frekuensi penerbangan pada rute tertentu. Langkah ini di ambil agar pelanggan tidak menggalami hambatan akibat penuhnya pemesanan.

Oleh karenanya, TransNusa memutuskan untuk melakukan penambahan jadwal Makassar – Maumere – Makassar. Jika sebeumnya jadwal regular dijalankan 3 X Per Minggu yakni Selasa, Kamis & Sabtu, maka kini TransNusa menjadikannya 5 X per Minggu, yaitu tiap Senin, Selasa,Kamis,Jumat & Sabtu

Adapun Pesawat yang digunakan untuk rute ini adalah Fokker 50 dengan kapasitas 52 Seat. Jadwal penerbangan dimulau dengan keberangkatan dari Makassar ke Maumere dengan jadwal : Berangkat : 11.25 Wita Tiba : 12.50 wita kemudian dari Maumere ke Makassar Berangkat : 14.25 Wita Tiba : 15.50 wita. Maumere sebagai poros ekonomi flores sangat strategis untuk bersinergi dengan Makassar yang merupakan kota terbesar diIndonesia bagian Timur. Semoga Posisi kedua kota yang menguntungkan ini, bisa dimanfaatkan dengan baik guna mendorong laju bisnis, pariwisata, social, maupun pendidikan bagi masyarakatnya.